Sabtu, 11 Juni 2011

Cara-cara Pengamalan Surat Al-Ikhlas



Abu Said Al Khanafi menerangkan :

"Surat ini dinamakan Surat Al-Ikhlas, artinya bersih atau lepas, maka barangsiapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan hati yang ikhlas  maka ia akan dilepaskan dari kesulitan-kesulitan duniawi, dimudahkan dalam gelombang sakaratul maut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian hari kiamat."


Ibnu Syihab Al-Zukhri menerangkan tentang sabda Rasulullah SAW:

"Siapa membaca Surat Al Ikhlas seolah-olah ia membaca sepertiga Al-Qur'an."


Riwayat dari Sayyidina Ali RA:

"Barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali sesudah shalat Shubuh, maka syaitan tidak akan dapat menggodanya untuk berbuat dosa, meskipun syaitan itu sungguh-sungguh menggodanya pada hari itu."



Sayyidah Aisyah menerangkan dari Nabi Muhammad SAW:

"Barangsiapa membacanya sesudah selesai shalat Jum'at: QS Al Fatihah, QS Al-Ikhlas, QS Al-Falaq dan QS An-Nas masing-masing sebanyak 7 kali, maka Allah akan melindunginya dari kejahatan sampai hari Jum'at yang akan datang."


Dari Sayyidina Ali RA dari Rasulullah:

"Barangsiapa hendak pergi musafir, kemudian ketika hendak meninggalkan rumahnya ia membaca Al-Ikhlas sebanyak 11 x, maka Tuhan memelihara rumahnya sampai ia kembali."


Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa hendak masuk tidur, kemudian ia tidak tidur di atas kasurnya, lalu ia membelokkan tidurnya di sebelah kanan, kemudian ia mengamalkan membaca Qulhu 100 x dengan niat ikhlas karena Allah, maka apabila tiba hari kiamat, Allah SWT akan berfirman seraya memnaggil : "Hai hambaku, masuklah engkau ke dalam surga yang ada di sebelah kanan."


Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa mengamalkan membaca Qulhu 50x, maka Allah akan mengampuni dosanya sepanjang 50 tahun."


Nabi Muhammad SAW bersabda:

"Barangsiapa seseorang mengamalkan Qulhu di waktu sakit, kemudian orang itu meninggal, maka orang itu tidak akan mendapat siksa kubur dan diamankan dari himpitan kubur, serta pada hari kiamat ketika menyeberang jembatan Shiratal Mustaqim sehingga sampai masuk ke dalam surga."


Sumber :

"Shalat, Shalawat, Doa" oleh Agus Wirahadikusumah

link ke http://www.berdoalah.com/2011/06/fadhilah-surat-al-ikhlas-qulhu.html

Fadhilah Surat Al Ikhlas (Qulhu)



Surat Al Ikhlas (Pengakuan) 

Barangsiapa mengamalkan surat Qulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan diselamatkan Allah dari kejahatan dan aniaya orang.


Surat At Tanzil (Yang Spontan Diturunkan)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan mendapat pertolongan Allah secara mendadak atau spontan.


Surat At Tajrid ( Yang Terhindar) 

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu,maka ia akan dihindarkan Allah dari macam-macam penipuan.


Surat At Tauhid (Kekuatan Iman) 

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan dikokohkan iman Islamnya selama hidup sampai akhir hayatnya.


Surat An-Najat (Yang Menyelamatkan) 

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan diselamatkan Allah dari siksa api neraka.


Surat Al-Wilayah ( Daerah )

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, ia akan diberi suatu wilayah di akhirat oleh Allah SWT


Surat Al Jamal (Yang Dipergagah)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan diberi oleh Allah, diperkokoh atau diperbagus jasmani dan rohaninya (persiapan dunia dan akhirat)


Surat An-Nisbah (Yang Diperindah)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan diperintah Allah jasmani dan rohaninya serta mendapatkan limpahan Nur Illahi.


Surat Al Ma'rifah ( Yang Diingat)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan selalu diingat Allah (dilimpahi rakhmat-Nya)


Surat Al-Muqasyqisyah (Yang Bersih)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan dipelihara Allah dari fitnah dunia dan akhirat.


Surat Al-Mu'awwidzah (Yang Memelihara)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan dipelihara Allah dari fitnah dunia dan akhirat.


Surat Ash-Shamad (Tempat Bergantung)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan selalu diingat Allah (dipelihara/dijaga) lahir dan bathinnya.


Surat Al-Azas (Yang Selalu Terjaga)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan diberi kekuatan jasmani ,rohani dan perlengkapan dunia dan akhirat oleh Allah sebagaimana jaganya dan kukuhnya tujuh lapis langit dan tujuh lapis bumi.


Surat Al-Mani'ah (Yang Mencegah)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan dicegah oleh Allah SWT dari fitnah kubur dan siksaan api neraka.


Surat Al-Muhtadhari (Yang Hadir)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan dihadiri oleh malaikat selama ia mengamalkannya dan malaikat itu mendoakan kepada Allah sebagai berikut : 

"Ya Allah, berilah rahmat orang yang mengamalkan Qulhu ini. Ya Allah, terimalah taubatnya, apabila orang yang mengamalkan Qulhu ini bertaubat."


Surat Al-Munfirah (Yang Kabur/ Melarikan Diri)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka syaitan akan melarikan diri ketika ia mengamalkannya dan tidak didekati syaitan (lahir dan bathinnya tidak akan terkena pengaruh jahat).


Surat Al-Bara'ah (Yang Bersih)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan dibersihkan oleh Allah dari sifat iri ,dengki dan syirik.


Surat Al-Mudzakkirah  (Yang Selalu Diingat)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, maka ia akan selalu diingat Allah dan diberi ketauhidan yang murni (tidak terbawa-bawa ke jalan syirik).


Surat An-Nur (Cahaya)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, ia akan mendapat limpahan cahaya Illahi Rabbi ke dalam hatinya.


Surat Al-Insan (Manusia)

Barangsiapa mengamalkan kulhu dengan iman, ikhlas dan khusyu, ia akan dikokohkan kemanusiaannya oleh Allah dan dilengkapi dengan perlengkapan dunia dan akhirat dan mandapat fadhilah.



sumber : 

"Shalat, Shalawat dan Doa" oleh Agus Wirahadikusumah MPA

link ke http://www.berdoalah.com/2011/06/cara-cara-pengamalan-surat-al-ikhlas.html

Rabu, 08 Juni 2011

DOA YANG LIMA

Bismillahirrahmanirrahim....

DOA PENGOKOHAN CINTA KASIH SUAMI/ISTERI

*allahumma allif baini wa baina zauji/zaujati kama allafta baina adam wa hawwa

Ya Allah ya Tuhanku..kokohkanlah cinta kasih (suami isteri) kami sebagaimana kokohnya cinta kasih antara Nabi Adam dan Siti Hawa

DOA KEBAHAGIAAN KELUARGA

*Rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a'yuniw waj'alna limuttaqina imama

Ya Allah ya Tuhan kami, curahkanlah kepada kami, kepada suami, anak dan cucu kami kebahagiaan hidup dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa dan beriman.

DOA KESABARAN DAN DIKOKOHKAN PENDIRIAN DAN DITOLONG DARI KEJAHATAN

*Rabbana afrigh'alaina shabraw wa tsabbit aqdamana wanshurna 'alal qaumil kafirin

Ya Allah ya Tuhan kami, curahkanlah kepada kami (suami, anak dan cucu kami) kesabaran dan dikokohkan pendirian kami di sisi-Mu dan tolonglah kami dari kejahatan orang yang kafir.

DOA PENEBAL IMAN

*Allahumma atini imanan shadiqan wa yaqinan laisa ba'dahu kufrun wa rahmatan analu biha syarafa karamatika fiddunya wal akhirah

Ya Allah ya Tuhan kami, berikanlah keimanan yang benar dan keimanan yang tidak kufur sesudahnya dan curahkanlah kepada kami rahmat untuk mendapatkan kemuliaan kebesaran-Mu di dunia maupun di akhirat.

DOA PEMELIHARA KELUARGA

*Ya hayyu ya qayyum birahmatika astaghitsu la takiini ilayya wa ashlih li sya'ni kullahu

Ya Allah Yang Mahahidup, Ya Allah Yang Mahapenjaga dengan segala rahmat-Mu, kami mohon pertolongan-Mu, janganlah Engkau lupakan kami sekejap mata pun dan tolonglah segala kesulitan kami.

DOA PENUTUP

*Rabbana taqabbal mina innaka antass sami'ul alim. Wa shalallahu ala sayyidina Muhammadin wa alaa aalihi washahbihii wa sallam.

Ya Allah ya Tuhan kami, kabulkanlah segala permohonan kami karena sesungguhnya Engkau Mahamendengar dan Mahamengetahui.

Shalawat dan salam semoga Engkau curahkan kepada Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan para sahabatnya.

Sumber: 

"Shalat, Shalawat, Doa" Agus Wirahadikusumah